14 April 2012

Pengurus 2012-2013

Ketua : Budi Sudiarso, S.Pd.
Sekretaris : Drs. Yoko
Bendahara : Purwanto, S.Pd.

25 Februari 2009

Format Daftar Nilai

Sesuai permendiknas no 20 tahun 2007 tentang standar penilaian, format daftar nilai yang disesuaikan dengan permendiknas tersebut adalah (berdasar format dari makalah Ibu Sri Wardhani, WI P4TK Matematika Yogyakarta) sebagai berikut :
FORMAT -1: CATATAN PENILAIAN HARIAN SATU SEMESTERB (Akademik, Akhlak, Kepribadian, Perilaku Umum)
Penjelasan Format-1:
1. Hasil penilaian akademik dapat berupa nilai kuis atau nilai tugas-tugas pada KD-KD esensial (tidak harus semua KD). Dokumentasi nilai bermanfaat untuk masukan perbaikan proses pembelajaran atau untuk kepentingan pelayanan pembelajaran remedial/pengayaan (mendampingi data nilai ulangan harian). Dalam keadaan tertentu dapat dijadikan data tambahan untuk memebuat keputusan terkait kemajuan hasil belajar siswa.
2. Hasil penilaian akhlak diinformasikan kepada Guru Agama.
3. Hasil penilaian kepribadian diinformasikan kepada Guru Pendidikan Kewarganegaraan.
4. Catatan perilaku diinformasikan kepada Guru Bimbingan dan Konseling. Catatan perilaku dilakukan khususnya bila terjadi keadaan khusus, misalnya terjadi penyimpangan perilaku selama belajar matematika yang penanganannya perlu melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling.

FORMAT-2: DOKUMENTASI NILAI ULANGAN HARIAN SATU SEMESTER
Penjelasan Format-2:

1. Nilai UH pertama diisikan pada kolom Awal.
2. Pada tiap KD, kolom R diisi bila siswa mengalami remedial. Nilai diisikan setelah siswa mendapat pelayanan pembelajaran remedial dan dinilaia kemajuan hasil belajarnya sampai batas akhir semester/akhir tahun, dalam keadaan tuntas atau belum tuntas.
3. Untuk menjaga prinsip keadilan, keterbukaan, dan motivasi belajar siswa lainnya, penentuan nilai UH setelah remedial harus hati-hati. Nilai UH setelah menempuh proses remedial (diisikan di kolom R) disarankan agar maksimal sama dengan KKM, walaupun nilai pencapaiannya melebihi KKM. Ketentuan itu harus dikomunikasikan dengan baik kepada siswa.
4. Rata-rata nilai UH adalah rata-rata dari nilai UH terbaik di tiap KD (baik melalui remedial atau tidak remedial)


FORMAT-3: REKAP HASIL PENILAIAN UNTUK RAPOR SEMESTER

Nilai Rapor = (3 × Rata-rata Nilai UH + 1 Nilai UTS + 1 Nilai UAS)/5 (contoh)
Keterangan Format:
RT UH= Rata-rata Nilai Ulangan Harian UTS = Nilai Ulangan Tengah Semester UAS = Nilai Ulangan Akhir Semester UKK= Ulangan Kenaikan Kelas
Penjelasan Format-3:
1. Nilai rapor diperoleh dari rata-rata nilai UH dalam satu semester, Nilai UTS dan Nilai UAS seteleh dilakukan pembobotan.
2. Penentuan rumus nilai RAPOR atau pembobotan nilai UH, UTS dan UAS didasarkan pada hasil musyawarah guru-guru se mapel dan disepakati sekolah.
3. Contoh rumus nilai RAPOR:
a. Nilai RAPOR = (2 × RT UH + 1 × UTS + 1 × UAS)/4 atau
b. Nilai RAPOR = (3 × RT UH + 1 × UTS + 1 × UAS)/5 atau
c. Nilai RAPOR = (RT UH + UTS + UAS)/3 atau
d. Rumus lain yang dibuat dengan ketentuan bobot Rata-rata nilai UH sama atau lebih dari jumlah bobot nilai UTS dan UAS/UKK.
4. Pada contoh isian format di atas, beberapa nilai RAPOR merupakan hasil pembulatan, misalnya: nilai RAPOR Ali = (3 × 65 + 1 × 56 + 1 × 60):5 = 311:5 = 62,2 dibulatkan menjadi 62.
5. KKM mata pelajaran diperoleh dari menghitung rata-rata KKM semua KD pada satu semester atau rata-rata KKM semua SK pada satu semester.
6. Penyerahan nilai rapor dari guru mata pelajaran kepada sekolah hendaknya minimal memuat Rata-rata nilai UH, nilai UTS, nilai UAS/UKK, Nilai akhir/RAPOR, jangan hanya nilai akhir?RAPOR saja.


FORMAT-4: DESKRIPSI KEMAJUAN BELAJAR

Penjelasan Format-4:

1. Kolom ini diisi dengan deskripsi mengenai seberapa jauh peserta didik mencapai standar kompetensi-standar kompetensi (SK) pada masing-masing mata pelajaran yang ditempuhnya pada semester yang bersangkutan.

2. Deskripsi pencapaian SK dapat menggunakan kata belum tercapai (untuk yang pencapaiannya di bawah KKM), tercapai (untuk yang pencapaiannya sama dengan KKM), dan terlampaui (untuk yang pencapaiannya melampaui KKM). Misalnya sebuah mata pelajaran memiliki empat SK pada semester satu. Apabila pencapaian seorang peserta didik untuk SK 1 dan 2 melampaui KKM, untuk SK 3 sama dengan KKM, dan untuk SK 4 di bawah KKM, maka pada kolom Deskripsi Kemajuan Belajar dapat ditulis SK 1 dan 2 terlampaui, SK 3 tercapai, dan SK 4 belum tercapai. (Petunjuk Pengelolaan rapor, Dit Pembinaan SMP, 2007)

3. Status belum tercapai, tercapai atau terlampaui ditentukan berdasarkan nilai UH KD-KD pada tiap SK. Contoh: SK 1 pada semester satu Kelas VII terdiri dari dua KD yaitu KD 1.1 dan KD 1.2. Jika nilai UH Ali untuk KD 1.1 = 50. Nilai UH Ali untuk KD 1.2 = 56, sehingga kalau dirata-rata pencapaian nilai UH Ali pada SK 1 adalah 53. Sementara itu misalkan KKM KD 1.1 = 70 dan KKM KD 1.2 = 66 maka KKM SK 1 = (70 +66) : 2 = 68. Dengan demikian pencapaian Ali pada SK-1 masih di bawah KKM, atau belum tercapai.

RENCANA 2009

MGMP Matematika SMP Kabupaten Blora pada tahun 2009 ini akan melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain :
1. Bedah SKL dan Penyusunan Soal Try Out UN tahun 2009
2. Reorganisasi Pengurus periode 2007-2009
3. Penyusunan proposal Program Bermutu 2009
4. Penyusunan program Pemberdayaan 2009
5. Kunjungan Studi (fakultatif)
6. MGMP Mandiri Semester Ganjil 2009/2010

22 Oktober 2008

PROGRAM 2008

Semester 1 Tahun 2008/2009 MGMP Matematika SMP Kabupaten Blora akan menyelenggarakan MGMP mulai tanggal 22 Oktober 2008.
Rencana tempat pelaksanaan di SMP Negeri 1 Blora dan setiap peserta dimohon biaya gotong royong sebesar Rp.60.000,00 untuk 5 kali pertemuan.
Adapun materi yang dibahas adalah mengenai Pendalaman Materi, Penyusunan RPP Silabus, Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan bingkai Lesson Study.
Kegiatan tersebut rencana akan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kab Blora, dan akan diisi oleh guru-guru pemandu antara lain bapak Budi Sudiarso, S.Pd, Bapak Sukahar, S.Pd., Ibu Dra. Sri Pertiwi, Ibu Dra. Eny Rubiyanti dan bapak Drs. Yoko.
Adapun Bapak Puji Haryanto dan Bapak Sukandar tidak dapat mengikuti sebagai guru pemandu karena sedang tugas belajar di UNY.

01 Agustus 2008

WORKSHOP GURU PEMANDU MGMP

Tanggal 1 s.d 4 Agustus 2008 di LPMP JawaTengah jl Kyai Maja Srondol Kulon Semarang diselenggarakan workshop guru pemandu MGMP untuk mapel Matematika dan Bahasa Inggris SMP. Peserta semua guru pemandu dari wilayah eks karesidenan Pati (Blora, Rembang, Kudus, Jepara dan Pati). Tetapi peserta dari Rembang tidak hadir.
Materi diklat adalah Penyusunan Bahan Ajar, Instrumen Penilaian, PTK, Lesson study, Multi media, Pendidikan Inklusi dan Program Tindak lanjut.
Peserta dari Blora adalah Budi Sudiarso, S.Pd (SMP Negeri 6 Blora), Sukandar, S.Pd. (SMP Negeri 1 Randublatung), Sukahar, S.Pd.(SMP N 1 Japah), Dra Eny Rubiyanti (SMP N 7 Blora) dan Dra. Sri Pertiwi (SMPN 3 Cepu). Tidak hadir 1 orang yaitu Drs. Puji Haryanto karena tugas MGMP (Mas Guru Momong Putrine)

25 Juli 2008

Workshop dan Diklat Juli 2008


Tanggal 29 Juni s.d. 4 Juli 2008 Dinas Pendidikan Nasional Kab. Blora menugaskan 3 orang guru Matematika SMP untuk mengikuti Workshop KTSP di LPMP Jateng di Semarang yaitu Misri Prihatin (SMP 6 Blora), Bambang Gunawan (SMP 1 Ngawen) dan Setijadi (SMP N 1 Doplang). Bagi rekan-rekan guru yang ingin mendapatkan materi workshop dapat menghubungi yang bersangkutan.

Tanggal 14 s.d. 28 Juli 2008 kembali Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Blora menugaskan Drs. Yoko (SMP N 1 Banjarejo) mengikuti Diklat Tim Pengembang KTSP Tingkat Nasional di PPPPTK Yogyakarta. Setekah selesai diklat diharapkan MGMP Matematika SMP sudah memiliki Guru Inti sebagai Pengembang KTSP di Kabupaten Blora.

Dengan berbagai diklat dan workshop maka akan semakin meningkatkan kemampuan profesional guru serta dapat mengembangkannya di MGMP Matematika SMP Kabupaten Blora.

PROGRAM SEMESTER GANJIL 2008/2009

Sehubungan dengan program Pemberdayaan MGMP 2008 yang ditunda, maka MGMP Matematika SMP Kabupaten Blora akan mengadakan MGMP Mandiri.
Adapun rencananya pelaksanaan pada semester ganjil 2008/2009 di tingkat Kabupaten dengan peserta 40 orang.
Tempat di SMP Negeri 1 Blora, dan nara sumber dari Dinas Diknas Kabupaten Blora, Pengawas, dan Guru Pemandu MGMP.
Adapun waktu pelaksanaan menyusul setelah rapat Pengurus.