25 Februari 2009

Format Daftar Nilai

Sesuai permendiknas no 20 tahun 2007 tentang standar penilaian, format daftar nilai yang disesuaikan dengan permendiknas tersebut adalah (berdasar format dari makalah Ibu Sri Wardhani, WI P4TK Matematika Yogyakarta) sebagai berikut :
FORMAT -1: CATATAN PENILAIAN HARIAN SATU SEMESTERB (Akademik, Akhlak, Kepribadian, Perilaku Umum)
Penjelasan Format-1:
1. Hasil penilaian akademik dapat berupa nilai kuis atau nilai tugas-tugas pada KD-KD esensial (tidak harus semua KD). Dokumentasi nilai bermanfaat untuk masukan perbaikan proses pembelajaran atau untuk kepentingan pelayanan pembelajaran remedial/pengayaan (mendampingi data nilai ulangan harian). Dalam keadaan tertentu dapat dijadikan data tambahan untuk memebuat keputusan terkait kemajuan hasil belajar siswa.
2. Hasil penilaian akhlak diinformasikan kepada Guru Agama.
3. Hasil penilaian kepribadian diinformasikan kepada Guru Pendidikan Kewarganegaraan.
4. Catatan perilaku diinformasikan kepada Guru Bimbingan dan Konseling. Catatan perilaku dilakukan khususnya bila terjadi keadaan khusus, misalnya terjadi penyimpangan perilaku selama belajar matematika yang penanganannya perlu melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling.

FORMAT-2: DOKUMENTASI NILAI ULANGAN HARIAN SATU SEMESTER
Penjelasan Format-2:

1. Nilai UH pertama diisikan pada kolom Awal.
2. Pada tiap KD, kolom R diisi bila siswa mengalami remedial. Nilai diisikan setelah siswa mendapat pelayanan pembelajaran remedial dan dinilaia kemajuan hasil belajarnya sampai batas akhir semester/akhir tahun, dalam keadaan tuntas atau belum tuntas.
3. Untuk menjaga prinsip keadilan, keterbukaan, dan motivasi belajar siswa lainnya, penentuan nilai UH setelah remedial harus hati-hati. Nilai UH setelah menempuh proses remedial (diisikan di kolom R) disarankan agar maksimal sama dengan KKM, walaupun nilai pencapaiannya melebihi KKM. Ketentuan itu harus dikomunikasikan dengan baik kepada siswa.
4. Rata-rata nilai UH adalah rata-rata dari nilai UH terbaik di tiap KD (baik melalui remedial atau tidak remedial)


FORMAT-3: REKAP HASIL PENILAIAN UNTUK RAPOR SEMESTER

Nilai Rapor = (3 × Rata-rata Nilai UH + 1 Nilai UTS + 1 Nilai UAS)/5 (contoh)
Keterangan Format:
RT UH= Rata-rata Nilai Ulangan Harian UTS = Nilai Ulangan Tengah Semester UAS = Nilai Ulangan Akhir Semester UKK= Ulangan Kenaikan Kelas
Penjelasan Format-3:
1. Nilai rapor diperoleh dari rata-rata nilai UH dalam satu semester, Nilai UTS dan Nilai UAS seteleh dilakukan pembobotan.
2. Penentuan rumus nilai RAPOR atau pembobotan nilai UH, UTS dan UAS didasarkan pada hasil musyawarah guru-guru se mapel dan disepakati sekolah.
3. Contoh rumus nilai RAPOR:
a. Nilai RAPOR = (2 × RT UH + 1 × UTS + 1 × UAS)/4 atau
b. Nilai RAPOR = (3 × RT UH + 1 × UTS + 1 × UAS)/5 atau
c. Nilai RAPOR = (RT UH + UTS + UAS)/3 atau
d. Rumus lain yang dibuat dengan ketentuan bobot Rata-rata nilai UH sama atau lebih dari jumlah bobot nilai UTS dan UAS/UKK.
4. Pada contoh isian format di atas, beberapa nilai RAPOR merupakan hasil pembulatan, misalnya: nilai RAPOR Ali = (3 × 65 + 1 × 56 + 1 × 60):5 = 311:5 = 62,2 dibulatkan menjadi 62.
5. KKM mata pelajaran diperoleh dari menghitung rata-rata KKM semua KD pada satu semester atau rata-rata KKM semua SK pada satu semester.
6. Penyerahan nilai rapor dari guru mata pelajaran kepada sekolah hendaknya minimal memuat Rata-rata nilai UH, nilai UTS, nilai UAS/UKK, Nilai akhir/RAPOR, jangan hanya nilai akhir?RAPOR saja.


FORMAT-4: DESKRIPSI KEMAJUAN BELAJAR

Penjelasan Format-4:

1. Kolom ini diisi dengan deskripsi mengenai seberapa jauh peserta didik mencapai standar kompetensi-standar kompetensi (SK) pada masing-masing mata pelajaran yang ditempuhnya pada semester yang bersangkutan.

2. Deskripsi pencapaian SK dapat menggunakan kata belum tercapai (untuk yang pencapaiannya di bawah KKM), tercapai (untuk yang pencapaiannya sama dengan KKM), dan terlampaui (untuk yang pencapaiannya melampaui KKM). Misalnya sebuah mata pelajaran memiliki empat SK pada semester satu. Apabila pencapaian seorang peserta didik untuk SK 1 dan 2 melampaui KKM, untuk SK 3 sama dengan KKM, dan untuk SK 4 di bawah KKM, maka pada kolom Deskripsi Kemajuan Belajar dapat ditulis SK 1 dan 2 terlampaui, SK 3 tercapai, dan SK 4 belum tercapai. (Petunjuk Pengelolaan rapor, Dit Pembinaan SMP, 2007)

3. Status belum tercapai, tercapai atau terlampaui ditentukan berdasarkan nilai UH KD-KD pada tiap SK. Contoh: SK 1 pada semester satu Kelas VII terdiri dari dua KD yaitu KD 1.1 dan KD 1.2. Jika nilai UH Ali untuk KD 1.1 = 50. Nilai UH Ali untuk KD 1.2 = 56, sehingga kalau dirata-rata pencapaian nilai UH Ali pada SK 1 adalah 53. Sementara itu misalkan KKM KD 1.1 = 70 dan KKM KD 1.2 = 66 maka KKM SK 1 = (70 +66) : 2 = 68. Dengan demikian pencapaian Ali pada SK-1 masih di bawah KKM, atau belum tercapai.

2 komentar:

febrisusanto mengatakan...

Assalamu’alaikum... Kami dari panitia Olimpiade Matematika Unnes mengadakan Olimpiade Matematika untuk SD, SMP, dan SMA se-Jawa pada tanggal 2 oktober 2011. Untuk info selengkapnya, bisa dilihat di web kami http//:fimunnes.com/ . Terimakasih

febrisusanto mengatakan...

Assalamu’alaikum... Kami dari panitia Olimpiade Matematika Unnes mengadakan Olimpiade Matematika untuk SD, SMP, dan SMA se-Jawa pada tanggal 2 oktober 2011. Untuk info selengkapnya, bisa dilihat di web kami http//:fimunnes.com/ . Terimakasih